Independent Innovative-Village or in Indonesian called DESA INOVASI MANDIRI (DIM) is a Mega Project which aims to make a big contribution for nation development.
We do believe that we can build a community independent from all of its aspects which are education, health, environment, and especially economy.
Our vision is to make the community become national and international reference model.
We believe that in order to develop a nation, the effort should be done not only in top-down perspective, but also by optimizing the bottom-up strategy. Because the independence of the nation would be realized if the smallest element has the capacity to be independent.
DESA INOVASI MANDIRI will be the pilot project, which later can be duplicated by other villages in Indonesia and hopefully can even become an international reference, especially for developing country.
As a model, of course, the same pattern is expected to be implemented in other villages, so that the independence of Indonesia can actually being happened.
Grand Design for 3-years development of the Desa Inovasi Mandiri is to release:
1. Economic independency and Local Commodity Excellence through the application of technology
2. Standard of excellence in public education
3. Eco-village, and zero waste technology
4. Energy independence based on local resources (Green Energy)
5. Green and Healthy Living as well as centers of herbal plants
6. Eco-Tourism
Problem
Ada sekitar 54.000 desa saat ini di Indonesia. Mayoritas dari desa-desa itu memiliki komoditi lokal yang sangat besar. Salah satu desa di Lembang mampu memproduksi lebih dari 5.000 ton susu sapi segar per tahun! Ironisnya, pendapatan rata-rata masyarakat peternak masih sangat rendah, hanya berkisar antara Rp 300.000-800.000 per bulan.
Taraf pendidikan dan kualitas kehidupan masyarakat pedesaan mayoritas rendah dan stagnan, karena tidak diberikan kesempatan untuk mengolah hasil komoditinya sendiri. Kami, melalui program Desa Inovasi Mandiri hendak menerapkan prinsip bisnis sosial yang mengolaborasikan elemen triple helix (akademisi, bisnis, dan pemerintah) agar dapat mewujudkan model desa mandiri skala nasional, yang dapat diduplikasi di desa-desa lain di seluruh Indonesia.
Solution
Kami sudah mencoba membangun gerakan Desa Inovasi Mandiri di salah satu desa di Lembang. Dahulu, masyarakat selalu menjual hasil susu sapi langsung ke koperasi dengan kondisi mentah. Saat ini, masyarakat mampu mengolahnya menjadi yoghurt dan produk lainnya. Hal ini memberikan peningkatan ekonomi yang cukup signifikan, dimana value price dari susu sapi mentah yang awalnya sebesar Rp 3.200-3.500/ liter, saat ini meningkat signifikan menjadi Rp 23.000/ liter setelah dapat diolah menjadi yoghurt!
Lebih jauh dari itu, kami melihat sebuah community development tidak hanya berbicara tentang economic development aspect. Kami juga melihat aspek pendidikan, kesehatan, dan lingkungan merupakan sapek yang sangat penting dalam membangun Desa Inovasi Mandiri. Oleh karenanya, kami juga memiliki berbagai program di bidang pendidikan seperti pendampingan PAUD, parenting class, dan pelatihan kepemimpinan warga. Di bidang kesehatan, kami mengadakan program pengobatan gratis, tes golongan darah gratis, penyuluhan sikat gigi yang benar kepada anak-anak, dan lain sebagainya. Begitu juga dalam bidang lingkungan, kami sedang menginisiasi terbentuknya Bank Sampah skala desa, menuju eco-village dan zero waste technology.
Marketplace
Kami menjalin kerjasama dengan aparat desa (LKM, BPD, LKMD, dll), karang taruna, ibu-ibu PKK, dinas peternakan kabupaten bandung barat. Caranya adalah dengan melakukan diskusi cultural dengan masyarakat setempat, sehingga masyarakat dapat terlibat secara aktif dalam pelaksanaan program Desa Inovasi Mandiri.
تعليقات
let's collaborate to make a better world :)
نشر تعليق جديد