Inovasinya adalah dengan latihan teater tapi dipakai juga untuk membentuk sikap kita sehari-hari karena aku ingin membuat perubahan sikap mudah menyerah, pemarah , cengeng, penakut, hanya bisa menyalahkan, tapi tidak bisa melakukannya sendiri, dll., pada semua anak-anak seusiaku sehingga mereka dapat mengerti apa yang harus mereka lakukan & mempunyai semangat untuk merubah sikapnya itu dengan belajar sungguh-sungguh.
di Teater Anak Negeri, kami seperti sedang bermain-main namun sebenarnya banyak pelajaran dari permainan-permainan itu yang baru dijelaskan pengertian dan tujuan dari permainan yang kami lakukan kalau kami sudah bisa memainkan permainannya dengan benar. Pengertian dan tujuannya bisa tentang seni teater, bisa juga tentang bagaimana kalau itu terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.
Problem
Dalam jangka pendek (annual), kebutuhan utama dari program Teater Anak Negeri adalah publikasi dan pengenalan publik tentang perbedaan Teater Anak Negeri dengan komunitas Teater pada umumnya. Cara yang bisa ditempuh adalah dengan melakukan pementasan atau festival tahunan dan menyebarkan leaflet informasi.
Dalam jangka menengah (5 tahun), saat ini /DCB/ sebagai organisasi yang menaungi Teater Anak Negeri membutuhkan sekretariat sendiri sehingga dapat mengelola propertinya dengan baik. Cara yang ditempuh untuk mencapai sasaran 5 tahun pada periode ini adalah selain dengan menggalang donasi pada berbagai even atau dukungan para donatur, dilakukan juga dengan upaya-upaya mengelola asset intelektual .
Dalam Jangka Panjang, /DCB/ merencanakan Teater Anak Negeri menjadi tempat pendidikan yang dilengkapi asrama dan menyediakan mata pelajaran yang diujikan di sekolah-sekolah formal untuk melengkapi persyaratan akademis sehingga anggota Teater Anak Negeri juga dapat melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi sesuai bidang-bidang yang diminatinya yang tidak terbatas hanya pada seni.
dalam jangka panjang pula, Teater Anak Negeri pada akhirnya akan menjadi generasi pembaharu yang akan menggantikan dan memperbaiki kerusakan-kerusakan akibat generasi terdahulu di masyarakat dengan karakter, kepribadian, sikap dan semangat untuk menciptakan kesejateraan dan keselarasan hidup dengan alam.
Solution
Inovasinya adalah dengan latihan teater tapi dipakai juga untuk membentuk sikap kita sehari-hari karena aku ingin membuat perubahan sikap mudah menyerah, pemarah , cengeng, penakut, hanya bisa menyalahkan, tapi tidak bisa melakukannya sendiri, dll., pada semua anak-anak seusiaku sehingga mereka dapat mengerti apa yang harus mereka lakukan & mempunyai semangat untuk merubah sikapnya itu dengan belajar sungguh-sungguh.
Di Teater Anak Negeri, kami seperti sedang bermain-main namun sebenarnya banyak pelajaran dari permainan-permainan itu yang baru dijelaskan pengertian dan tujuan dari permainan yang kami lakukan kalau kami sudah bisa memainkan permainannya dengan benar. Pengertian dan tujuannya bisa tentang seni teater, bisa juga tentang bagaimana kalau itu terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.
Setiap saat kami membuka peluang untuk anak-anak berusia 4-12 tahun dapat bergabung di Teater Anak Negeri. Ketika kami melakukan pementasan, naskah-naskah kami juga berisi ajakan untuk menjalankan hidup yang selaras dengan alam dan cara untuk membangun kesejahteraan sehingga masyarakat yang menyaksikan dapat tersadarkan meskipun memerlukan proses dan waktu untuk bisa disadari.
Example
Teater Anak Negeri beda dengan kelompok-kelompok teaternya orang-orang dewasa. Di sini kita belajar bagaimana caranya membuat tarian, lagu dan lain-lainya yang akan kita pentaskan sesuai dengan naskah yang dipilih. Kita tidak hanya belajar tentang teater, tetapi juga bagaimana latihan teater seperti kesadaran ruang , kerja-sama , tanggung-jawab , tepat waktu dan lain-lain, kita gunakan dalam kehidupan kita sebenarnya.
Teater Anak Negeri juga bersenang-senang menampilkan hasil latihannya untuk bisa ditonton, selain menghibur juga menjadi ujian kemampuan kita untuk tampil di depan publik tanpa menjadi gugup atau takut.
Marketplace
Selain dengan kelompok teater lain untuk menambah pengetahuan tentang teater dan Sekolah-Sekolah Dasar yang telah bergabung dalam Teater Anak Negeri, aku juga bekerja sama dengan banyak kelompok lain seperti Air photographi, Walhi Jabar, FPR, FGII dan banyak lagi, melalui kerja sama pementasan, dimana pada acara-acara yang mereka adakan,
Teater Anak Negeri selalu memilih dan menyesuaikan tema sesuai visi-misi Daya Cipta Budaya. Kerjasama yang baru-baru ini dikembangkan adalah kerjasama penggalangan dana dalam event yang sedang berlangsung untuk keberlanjutan aktifitas dan program, baik untuk Daya Cipta Budaya sendiri maupun berbagi dengan pihak yang menyelenggarakan even.
Pesaing dari sisi pendidikan sebenarnya masih belum ditemukan kecuali sekolah-sekolah formal yang mampu mempengaruhi prilaku anak-anak dan remaja karena diselenggarakan setiap hari dan menjadi keharusan yang bisa dipaksakan oleh orang tua untuk mendapatkan ijazah.
Pesaing dari sisi entertainmen adalah para pekerja seni yang juga memerlukan tempat untuk mempromosikan kemampuan berkeseniannya.
komentar
poskan komentar baru